Rabu, 18 Juli 2012

Haruskah saya kembali menjadi seorang Akademisi ???

perasaan pertama yang selalu muncul ketika melihat nilai-nilai pada sistem informasi di akhir semester adalah perasaan sedih, menyesal, dan campur aduk... saya sering merasakan perasaan hal ini di tiap akhir semester, entah mau memulai perasaan menyesal, sedih, atau perasaan tak karuan itu darimana, saya juga tidak tahu...

terkadang saya bingung dengan sebenarnya apa yang terjadi dalam kehidupan akademisi di bangku kuliah yang saat ini tengah saya jalani.. di satu sisi saya amat menikmati pembelajaran organisasi yang tidak dapat saya temui di bangku kuliah formal saya, tetapi di sisi lain, ada perasaan bersalah dalam diri saya karena telah melalaikan, dan karena sering mengkeduakan tujuan hakiki saya yang sebenarnya, untuk apa saya berada di Universitas yang orang bilang Universitas Islam Negeri terbesar ini...

10 September 2012 besok, genap sudah saya berada 3,5 tahun menimba ilmu di fakultas psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tepat sudah saya berada di tingkat akhir dalam dunia perkuliahan.. yaa, sekarang saya sudah memasuki semester 7.. dalam pikiran saya saat ini adalah bagaimana bisa, ketika saya mengkroscek nilai dari semester ke semester, nilai saya selalu ada saja bertengger grade "C" pada salah satu mata kuliah.. mau melakukan mekanisme pertahanan diri untuk meredakan kecemasan saya, tidak baik rasanya... ini semua memang salah saya yang tidak dapat membagi waktu yang baik untuk semuanya.. saya memang terlalu sering memprioritaskan apa yang sebenarnya tidak perlu saya prioritaskan dan justru malah mengkeduakan dan melalaikan apa yang seharusnya saya utamakan.. entah ini yang dinamakan "keblenger" atau memang saya mencoba mengedepankan idealisme dan impian saya di tempat yang lain.. entahlah, tapi yang jelas saya tidak ingin melakukan mekanisme pertahanan diri disini..



saya akui, saya memang rindu dengan diri nya saya yang "studyholic", gila baca, ambisius dengan nilai, ambisius dengan persaingan dalam berprestasi, dan ambisius dengan pencapaian kesempurnaan prestasi di dunia pendidikan.. saya rindu diri saya yang seperti itu.. saya rindu dengan masa-masa SD, SMP, dan SMA saya.. saya juga terkadang rindu dengan dirinya saya mampu egois dengan kondisi dan keadaan orang lain, tak peduli pada siapapun, hanya agar dapat mencapai prestasi yang memuaskan dan membanggakan untuk diri saya sendiri.. jujur, saya memang rindu dengan diri saya yang seperti itu.. saya rindu dengan senyum lepas saya ketika, saya melihat pencapaian prestasi saya sesuai dengan prestasi dan ikhtiar yang telah saya lakukan.. saya rindu dengan perasaan-perasaan seperti itu..





jujur saya ingin sekali meninggalkan semua hal yang rasa memang mengganggu aktivitas akademisi saya, ingin sekali rasanya saya meninggalkan organisasi yang selama ini telah mendidik saya tentang banyak hal.. tetapi jujur, tak sampai hati saya melakukannya.. saya merasa mereka adalah keluarga saya.. saya punya teman baik yang sekarang menjadi orang nomor 1 dalam organisasi itu, dan saya mempunyai hutang moril untuk membantu dia.. saya punya teman-teman seangkatan, yang juga punya amanah sama besarnya.. dan pastinya saya juga mempunyai hutang moril untuk membantu mereka.. saya mempunyai adik-adik yang juga masih harus banyak saya bimbing, karena tak sampai hati juga saya meninggalkan mereka begitu saja, yang memang masih banyak membutuhkan bimbingan dari "KAMI" yang sekarang mempunyai amanah terbesar untuk menjalani organisasi ini... tetapi sepertinya untuk saat ini, tak bisa untuk saya benar-benar meninggalkan organisasi ini.. saya pun masih mempunyai satu "PR" disini, untuk sebuah pemantapan sistem pengkaderan yang paling baik.. setidaknya ini yang benar-benar dapat saya wariskan ketika memang nantinya saya benar-benar sudah harus meninggalkan organisasi ini..

untuk pacar ??? terlalu indah untuk saya meninggalkannya.. buat saya dia adalah sebuah penguat psikologis yang sulit saya jelaskan dan gambarkan betapa sangat signifikannya dia mempunyai pengaruh dalam kehidupan saya.. seberat dan se cape apapun saya, jika untuk dia, tak kuasa saya mengatakan tidak... HE IS MY WORLD, THE MOST BEAUTIFUL AND WONDERFUL THAT I EVER HAD, AND I DO LOVE HIM, simple, and i'm happiest because that..



sudahlah ARIMBI, tak perlu menyalahkan keadaan dan orang lain, atas semua kejadian ini.. ini hanyalah bagaimana kamu seorang perempuan muda yang mempunyai banyak tanggung jawab dan mimpi indah itu baik dan bijak dalam mengatur waktu.. Hidup itu untuk menghidupi dan menghidupkan kehidupan.. untuk mengendalikan keadaan, bukan untuk dikendalikan oleh keadaan.. penuh Syukur atas segala keberkahan dan nikmat yang telah di berikan Gusti Allah kepada dirimu cah ayu, semua akan dapat berjalan sesuai dengan apa yang diinginkan jika memang kamu istiqomah terhadap semuanya... hanya tinggal meningkatkan mental baja, sikap altruist, dan pekerja keras.. kamu adalah perempuan yang memang dilahirkan untuk itu, semangat yaa arimbi, optimis dan yakin pasti bisaaaa !!!

saya setelah galau dengan keadaan#

Selasa, 17 Juli 2012

Seorang Amirul Mu'minin Wahid untuk Saya

siapa sii Amirul Mu'minin Wahid itu ???

ini dia nih sii abang ganteng yang sudah saya kenal kurang lebih 4 tahun terakhir ini, berawal saya melihat dia di propesa psikologi UIN 2009, yg mana sii abang ganteng ini adalah mentor dari kelompok 1, kelompok yg paling paling di masa propesa saat itu.. entah kenapa rame nya itu krn emang anak2 kreatif dan gokil krn ada rais, findo, hawa, dkk.. atau emang krn bimbingan sii abang yg mantap jayaaaa.. dan saat itu memang kelompok ini yg jadi sorotan publik.. dari situ lah saya mulai mengetahui ada sosok seorang Amirul Mu'minin Wahid..

Amirul Mu'minin Wahid yang akrab saya panggil bang amir atau bang mu'min ini emang punya segudang kenangan berarti dengan saya dan teman2.. entah itu kenangan di fakultas, ataupun kenangan di UKM Bahasa-FLAT.. yap, beliau adalah ketua umum ke 10 organisasi yg orang bilang kumpulan anak2 yg jago bahasa asing ini.. kenangan saya dengan beliau di fakultas emang gak banyak, yg banyak itu di FLAT.. :D :D, dan berikut akan saya coba uraikan satu persatu :)


ini foto bang amir lg raker kepengurusannya.. kasian banget udah keliatan cuapeeee, begadang semaleman.. hahaha.. semasa kepengurusan bang amir, buat saya FLAT hampir mencapai kesempurnaan.. buat saya bang amir adalah sosok pemimpin yang sempurna, ditengah kegundah gulanaan dia yang harus tertunda wisudanya harusnya di Oktober 2010, dia harus merelakan teman-teman seangkatan dia lebih dulu di wisuda, hingga pada akhirnya dia di wisuda pada Januari 2011, dan hal yang harus diketahui adalah, beliau merupakan satu-satu dan ketua umum UKM pertama yang di wisuda ketika menjabat selama masa bakti nya masih berlangsung... buat saya keputusan bang mu'min untuk mau menjadi ketua umum sebuah organisasi kampus ketika teman-temannya yang lain sibuk menata masa depan membicarakan tentang rencana meniti karier atau melanjukan sekolah, merupakan suatu hal yang sangat luar biasa menginspirasi...









foto yang ini waktu bang mu'min lagi jadi panitia propesanya mahasiswa baru... hahaha, tetep kharismatik emang... dan foto ini juga yang dijadiin foto ketum untuk di pajang di sekret :)














ini waktu lagi liat konsernya band apaaaa gitu saya lupa pokoknya yang musiknya itu memadukan berbagai musik Islami sama musik2 lain, kreatif dan unik memang.. sampe bikin bang mu'min mau foto, padahal mah perasaan gantengan bang mu'min daripada personel band ini.. hahaha








walaupun fotonya ngeblur, tapi tetep keliatan kan yaa, badannya bang mu'min, klo ini wkt acara kenduri Ramadhannya forum UKM, kita menyantuni anaka yatim, trus semua ketum UKM diminta untuk maju bersalaman sama anak-anak yatim.. dan pastinya adalah ketum UKM Bahasa-FLAT yang paling ganteng.. wehehehe







klo foto yang ini adalah waktu sii kokoo wandy lagi mnt bang mu'min kerjain tugas bahasa arabnya sii kokoo krn nilai bahasa arab dia gak lulus-lulus.. padahal baru ke sekret lagi setelah kerja selama 1 minggu, ehh sekalinya dateng langsung dimintain tolong.. dan bukan seorang bang mu'min klo menolak orang yang minta tolong.. alhasil, sii kokoo mijetin bang mu'min biar hasilnya maksimal kali yaa.. hahaha







gak cuma suka membantu, bang mu'min juga suka narsis orangnya.. nah, gaya foto yang paling khas dari bang mu'min klo lagi narsis adalah "gaya bezita" hahaha.. gaya ini terinspirasi dari tokoh kartun dragon ball yang dengan muka sangar sambil wajah tertunduk gak jelas... bang mu'min juga suka bilang "LET'S ROCK !!!" hehe


Idealisme seorang bang mu'min, akhlak, nasehat, candaan, dan perilakunya buat saya merupakan suri teladan yang baik...  sosok kepemimpinan beliau juga menginspirasi banget... ketika gelar sarjana psikologi sudah di embannya, amanah ketua umum UKM Bahasa-FLAT masih dipundaknya, permintaan kiyai beliau yang meminta ia menjadi mudaris untuk tetap berada di pesantren luhur darussunnah ia penuhi, ia tetap bekerja sebagai staff HRD di salah satu perusahaan outsourcing, segudang kegiatan dan kesibukan nya itu tetap seimbang ia jalani... saya jadi teringat ketika ia yang sedang capek penuh peluh keringat sepulang ngantor, ia masih tetap menyempatkan dirinya ke "rumah kedua" kami "sekret" untuk hanya sekedar menengok kami adik-adiknya sambil membawa sebungkus "gorengan" yang kemudian kami makan bersama sambil berceloteh senda gurau atau diiringin "curhat colongan" dari masing-masing kami.. tak pernah sedikitpun saya melihat beliau lelah mendengarkan aduan kami, beliau tetap menjaga stabilitas "mood" nya, dan hal ini yang paling saya kagumi dari sosoknya, sebab saya tak pernah dapat melakukan sebaik apa yang dilakukan seorang bang mu'min... buat saya bang mu'min memberikan saya pelajaran tentang bagaimana kita mencintai secara tulus seorang pemimpin... baru kali ini saya merasa mencintai pemimpin saya sendiri... how inspiring he is !!!

begitu banyak kenangan indah saya dan teman-teman saya yang lain bersama bang mu'min, mungkin satu blok inipun tak cukup kiranya jika saya menguraikannya satu demi satu.. serta dari seorang bang mu'min lah, saya dapat memaafkan dan menerima ayah kandung saya sebagai ayah saya seutuhnya, tanpa dendam ataupun kebencian, terimakasih bang mu'min, atas terapi forgiveness nya :)

tapi sekarang keadaannya sudah mulai berbeda ketika hari itu tiba, kemarin 15 Juli 2012, bang mu'min telah resmi menjadi seorang suami dari perempuan yang menurut saya sangat beruntung karena disunting oleh seorang bang mu'min... ada sedikit perasaan kekhawatiran dalam hati saya yang mungkin juga dirasakan oleh teman-teman saya yang lain, "apakah ia, kami masih bisa menjalin kedekatan emosi sedekat dulu ketika bang mu'min masih lajang ???"... karena buat saya, sudah akan menjadi berbeda ketika seseorang sudah menikah, ada jarak dan kecanggungan sendiri ketika berhadapan dengan orang lain ataupun lawan jenis, itu pasti ada... akhirnya muncul ketakutan, bahwa "bang mu'min masih abang kita gak yaa ???" hahahah.. terkesan pikiran anak kecil memang, tapi itu lah posisi dan kedudukan yang berharga dan istimewa seorang bang mu'min untuk kami adik-adiknya di FLAT...




jujur, airmata pun tak dapat saya bendung ketika saya mengucapkan selamat kepada beliau saat melihatnya dipelaminan, tak tahu sebenarnya perasaan apa yang ada dibenak saya waktu itu, perasaan haru dan bangga melihat abang saya denga gagah dan tampan, serta dengan senyum ciri khas nya pun terekam tak pernah mati dalam ingatan saya, hingga ketika saya menuliskan ini... tetapi apapun keadaannya, buat saya melihat bang mu'min bahagia adalah kebahagiaan saya juga...





Happy Wedding bang mu'min dan mba tiwi :)
semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah, amiiin.. serta semoga keberkahan selalu  mengiringi perjalanan kalian berdua, dan semoga juga cepat dapet momongan yaa.. biar nanti kita punya keponakan di sekret :D :D :D

NB : kalo ke sekret nanti, jangan lupa tetep bawa gorengan yaaa, hahaha... piss*

WE LOVE YOU BANG MU"MIN :)

That's all about my fear

01 Oktober 2010 (011022010)
tanggal yang bagus yaa ?? begitu kalimat yang "dia" ucapin ketika sudah ada keyakinan akan menjalin komitmen dengan saya untuk hubungan kedekatan antar dua insan yang lebih intim dan hangat... saya meyakini, sebelum tanggal ini pun sebenarnya rasa dan asa itu sudah ada, tapi dia dan saya "kami" tidak bodoh untuk mengambil sebuah keputusan, kami tidak ingin kejadian yang sudah kembali terulang, kejadian dimana kami mencoba untuk "mencintai apa yang tidak kami sukai"... enam bulan kami menjalani masa-masa untuk penekanan apa yang kami yakini adalah benar... fix, tanggal itu menjadi tanggal jadian kami ^_^



hari ini, ketika saya menuliskan apa yang sudah kami jalani selama kurang lebih 2 tahun bersama dalam hubungan ini... sudah terlalu banyak hal indah yang kami lewati bersama... susah senang, baik buruk, menyenangkan menyedihkan, kesal marah sebal bosan, tertawa menangis, sudah terlalu banyak kenangan itu kami lalui bersama... hingga tak sampai hati saya melupakan semua yang saya rasa paling indah... indah untuk terlalu singkat dipisahkan begitu saja karena keadaan yang sebenarnya bisa kami kendalikan, bukan kami yang dikendalikan oleh keadaan...

saya dan dia, kami memang saling mencintai, apapun yang terbaik untuk dia ataupun untuk saya, akan kami dukung sepenuhnya.... tetapi memang yang kami inginkan selalu bersama, bukan untuk dipisahkan karena ruang, jarak, dan waktu karena tuntutan keadaan... buat saya kehadiran kami satu sama lain adalah untuk saling menguatkan kondisi masing-masing yang memang penuh kekurangan... tak sampai hati jika saya harus membayangkan menjaga hubungan ini jika harus dipisahkan oleh keadaan yang TOLONG, sebenarnya ini semua bisa kita kontrol bersama... asalkan memang satu sama lain diantara kami bisa saling menguatkan bahwa, Everything's will gonna be alright if we are as always TOGETHER my darl ^_^

posisi saya dalam kehidupan dia memang belum kuat, belum ada ikatan resmi yang di akui oleh negara dan agama untuk melegitimasi kebersamaan kami agar dapat diterima oleh lingkungan sosial kami, tapi akankah kita memang benar-benar harus berpisah hanya karena keadaan ini ??? saya yang memang berangkat dari kedudukan anak bungsu dalam keluarga saya sangat terkesan egois disini... tapi apakah keegoisan ini bisa anda semua wajarkan dan maklumi ketika memang saya menjadi egois karena saya mengkhawatirkan kondisi dia yang harus berjauhan dengan saya...

*siapa yang ngurusin kamu ???
*siapa yang pijetin kamu kalo nanti kamu cape ???
*siapa yang nanti bakal kontrol pengobatan kamu ???
*siapa yang nanti perhatiin semua kebutuhan kamu ???

kemudian timbul juga kekhawatiran akan kondisi saya disini ketika nanti tak ada sosok "dia" disamping saya...

*siapa yang nguatin aku kalo aku lagi galau ???
*siapa yang bisa menghibur aku kalo aku lagi penat ???
*siapa yang anterin aku ???

aaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrghhhh, saya itu gak mau berjauhan sama kamu !!!
itu ajah, aku gak minta apa-apa dari kamu, aku cuma minta kamu ada sama aku disini, kita bangun semuanya bareng-bareng dari sini, dari 0, dari kebersamaan kita, yang memang saling menguatkan keadaan satu sama lain...

tapi, kondisi ini memang tak dapat saya kendalikan ketika semua ini dikembalikan lagi pada posisi dan kedudukan saya dengan posisi dan kedudukan orang-orang lain yang kuat posisi nya dalam kehidupannya saat ini... kedewasaan saya pun muncul ketika memang semua ini harus memaksa saya dan dia untuk mengikuti alur ini, kami mengikuti mereka yang berpengaruh untuk dipisahkan, saya harus mempersiapkan diri saya untuk ini, saya harus siap mengahadapi semua ini, saya juga harus siap untuk hal-hal lain yang mungkin bisa lebih meyakitkan dari ini, karena saya hukum wajib yang ada di dunia ini adalah, ketika ada pertemuan pasti ada perpisahan.. that's what i think, and that's my fear...


sekali lagi Hidup itu memang untuk menghidupi dan menghidupkan kehidupan, sekalipun keadaan kehidupan itu sendiri menuntut kita untuk "kejam" terhadap penghidupan perasaan diri sendiri...

but I still Loving You as always, I do LOVE YOU, My SUPERBOY :*