Sabtu, 19 Februari 2011

Endless LOVE


If i can do only one thing in my live, i just wanna share all of my love that i have, just for loving YOU .

If i just can spend my live with someone, i just wanna spend with YOU .

If i can choose my way, i just wanna can be always beside YOU .

If i can do just one thing for YOU, i'll try to do anything for YOU .

If i must waiting, i just wanna waiting YOU .

If i can go to the heaven, i just wanna go to there with YOU.

and if i must passway, i just wanna die in YOUR warm hugs .

I DO LOVE YOU ...


Hei Bung ! inilah SAYA ...


SAYA bukanlah seorang anak perempuan yang terlahir dari keluarga yang kaya raya . SAYA hanyalah anak dari seorang bapak korban phk yg skrg berjualan minyak tanah dan dilahirkan oleh seorang ibu yg mencari tambahan uang dari menjahit . untuk menopang keadaan ekonomi, orang tua SAYA mencoba mengais rezeki dengan membuka warung kecil  kecilan di dpn rumah kami . walau SAYA mempunyai 5 orang kakak yg sudah bekerja & berkeluarga, tetapi ayah slalu mengajarkan untuk tidak meminta terus menerus . SAYA di tuntut untuk mandiri, sekalipun SAYA seorang anak bungsu .

SAYA bukan pula seorang perempuan yg dilahirkan di keluarga yg berpendidikan . ayah SAYA hanya lulusan SLTA dan ibu SAYA hanya lulusan SMP yang kemudian melanjutkan kursus menjahit . kakak SAYA yang pertama dan kedua sarjana muda, sedangkan kakak SAYA yang lainnya hanya lulusan SMA .

SAYA juga bukan terlahir di lingkungan keluarga yang religius dimana keagamaan dengan segala ritualnya amat kental terlihat . keluarga SAYA hanyalah sebuah keluarga yang menganut sistem keturunan, kami hanya percaya pada Al-qur'an dan Al-Hadist . tidak terpaku pada satu aliran tertentu .

SAYA juga bukan perempuan yang dilahirkan ke bumi yang fana ini dengan paras yang cantik, tubuh yang indah, atau kulit yang mulus . SAYA hanyalah perempuan biasa, tidak cantik, hanya perempuan sederhana, atau mungkin cuma perempuan kampung yang tak dapat mengikuti perkembangan tren mode terkini .

itu lah SAYA . . .
yaa ini lah SAYA kawan, seorang anak gadis dari keluarga sederhana yang mencoba tetap bertahan hidup . di tengah kejamnya dunia .

SAYA tak peduli dengan pandangan orang lain terhadap diri SAYA maupun keluarga SAYA . buat SAYA, mereka hanyalah penonton yang hanya dapat  mengomentari tanpa dapat memberi arti apalagi sebuah perubahan ke arah yang baik bagi diri SAYA ataupun keluarga SAYA .

sehina apapun diri SAYA di mata orang lain, atau serendah apapun keluarga SAYA dalam pandangan orang lain, SAYA tetap bangga dengan diriku, aku juga tetap bangga karena SAYA telah dilahirkan dalam keluarga SAYA saat ini . dan pastinya SAYA selalu bersyukur atas segala yang telah SAYA dapatkan hingga detik ini .

karena SAYA yakin, suatu saat nanti SAYA akan melakukan suatu perubahan berarti untuk keluarga SAYA terutama kedua orang tua SAYA . pastinya perubahan yang baik yang akan membawa diri SAYA dan keluarga lebih dipandang oleh orang lain .

SAYA akan menjalani pendidikan yang telah susah payah orang tua SAYA berikan kepada SAYA dengan semaksimal mungkin, agar di kemudian hari pendidikan & ilmu ilmu SAYA ini dapat bermanfaat tidak hanya untuk SAYA dan keluarga SAYA, tetapi juga untuk orang banyak .

hei bung !
ini lah SAYA . . .

tanpa mengurangi rasa syukur SAYA kepada sang Khalik, karena telah memberikan segala sesuatu yang terbaik dan sesuai dengan porsi untuk SAYA .
TERIMA KASIH YAA RABB . . .